Daerah  

Di HUT ke-22 DWP Ketua dan Pembina Saling Mengingatkan Peran DWP di Masa Pandemi

Ketua saat memotong Tumpeng HUT DWP

LK.com, TALIABU — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Sabtu (11/12), merayakan Hari Ulang Tahun ke-22 di Gedung Hemung Sia Dufu. Tema yang diusung pada HUT DWP kali ini yaitu “Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM”.

Dr. Ida Salim Ganiru, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pulau Taliabu, dalam sambutannya mengatakan perayaan HUT DWP kali ini dalam masih dalam musim pandemi.”Bersama-sama dalam acara memperingati HUT Dharma Wanita Persatuan ke-22 Kabupaten Pulau Taliabu pada tahun 2021 dan wanita masih dihadapkan pada situasi dan kondisi yang berat yaitu pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Covid-19 membawa dampak yang sangat berat bagi seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Walaupun dalam suasana pandemi, kata Ida, Dharma Wanita Persatuan harus terus maju dan secara aktif melakukan edukasi dan pembinaan dengan berbagai program yang dilaksanakan baik secara daring maupun luring sesuai protokol kesehatan.”Peran Dharma Wanita Persatuan dimulai dari keluarga seorang wanita dalam keluarga yang merupakan kunci utama keberhasilan keluarga maka mulailah membentuk ketahanan keluarga,” katanya.

Selain itu, lanjut Ida, DWP juga dapat meningkatkan kepedulian dan kemajuan Kabupaten Pulau Taliabu serta membina mental dan spiritual menjadi istri ASN yang bertakwa pada Tuhan dan berbudi pekerti luhur melalui program pendidikan ekonomi sosial dan budaya Dharma Wanita Persatuan dalam pemulihan bisnis UMKM dengan upaya memberdayakan perempuan di bidang ekonomi industri kreatif merupakan tanggung jawabnya perempuan.”Tenaga kerja di sektor industri kreatif industri ekonomi kreatif juga membuka kesempatan bagi perempuan untuk memberdayakan diri khususnya secara ekonomi melalui industri kerajinan seperti tenun anyaman, kuliner, baik minuman maupun makanan,” tambahnya.

Menurut Ida, produk industri rumahan dapat dipasarkan dari rumah melalui internet atau media sosial.”Saya yakin kita bisa pegang teguh dalam setiap langkah kerja kita dimanapun kita bekerja akan ada manfaat baik dalam diri sendiri, organisasi maupun masyarakat, yang terpenting bagi kita dalam keluarga,” tandasnya.

Sementara itu, Hj. Zahra Yolanda Mus, Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pulau Taliabu, mengatakan DWP Indonesia berperan aktif sesuai dengan visi dan misi organisasi dan telah mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional.”Mudah-mudahan program-program Dharma Wanita Persatuan untuk membangun DWP dan masyarakat termasuk mendorong perempuan secara ekonomi dan berpengaruh luas khususnya di kabupaten Pulau Taliabu,” ucapnya.

Ia bilang, hikmah dari lagu Dharma Wanita yang dinyanyikan bersama semoga dapat memberikan inspirasi bagi semua pengurus dan anggota DWP, agar bisa memberdayakan diri sendiri bagi kehidupan masyarakat dan organisasi.”Paling penting dalam suatu organisasi adalah kinerja dan kreativitas dari setiap anggota. Oleh karena itu organisasi DWP harus mampu berkiprah nyata dengan menjadi organisasi yang berkualitas, mandiri dan dapat diandalkan untuk mendukung program-program pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan yang telah ditargetkan ke depannya,” ujarnya.

Selain itu, kata Zahra Yolanda, Dharma Wanita Persatuan juga dituntut harus mampu mengemban tugas dan amanat yang diberikan yaitu berkiprah secara optimal yang berlandaskan visi dan misi organisasi DWP.”Saya berharap organisasi DWP semakin dapat terjalin suatu kesepahaman mengenai cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya Dharma Wanita Persatuan yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu. Yang perlu diingat bahwa Dharma Wanita Persatuan di dalam berkegiatan tidak berdiri sendiri melainkan akan tetapi selalu bermitra secara sinergi dengan perangkat daerah terkait organisasi-organisasi dan organisasi wanita lainnya serta lembaga masyarakat. Jika kemitraan tersebut dapat dijalankan dan dapat dikembangkan bersama maka sudah pasti akan tercipta proses pembelajaran dan dapat melaksanakan upaya upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan bagi keluarga dan masyarakat,” tutupnya. (alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *