Dinkes Pulau Taliabu Kejar Target Mulai Door to Door dan Doorprize

Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly

LK.com, TALIABU – Untuk memenuhi target, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu melalui Dinas Kesehatan berencana melakukan vaksinasi kepada masyarakat  secara door to door atau dari rumah ke rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly, mengatakan, vaksinasi door to door telah dilaksanakan dan saat ini, sesuai dengan arahan Bupati Pulau Taliabu selaku Ketua Covid-19 Pulau Taliabu merencanakan dengan menggunakan doorprize agar bisa menenuhi target. Namun, kalau seperti daerah lain dengan menargetkan lansia, maka target 5 ribu sampai 6 ribu akan terlampau atau setidaknya 75 persen dari jumlah pendudukan yang ada.“Vaksinasi ini tentu akan berimplikasi pada target vaksinasi yang tentunya dapat tercapai, bahkan melampaui dari yang telah ditargetkan,” ungkap Sai sapaan akrab kadis Kesehatan ersebut, kepada media ini, Sabtu (25/12).

Diakuinya, dalam hal tersebut, pihaknya sangat siap. Sebab tujuan vaksinasi dor to dor untuk masyarakat agar bisa divaksin, guna tingkatkan kekebalan tubuh.” Vaksinasi covid-19 merupakan upaya untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Oleh sebab itu, ini harus terus digenjot,”paparnya.

Meski demikian, tambahnya, untuk melancarkan rencana itu, perlu adanya kerja sama antara Satgas percepatan dan penanganan Covid-19 tingkat desa maupun kecamatan.“Kami siap, tim siap untuk turun. Tapi ketika menyediakan orang atau menyiapkan rumah yang mau divaksin, itu adalah tugas dari satgas tingkat desa Kecamatan,”sebutnya.

Ia melanjutkan, vaksinasi door to door ini bukan saja berlaku sehari dan di daerah tertentu tetapi semua desa dan kecamatan, agar petugas bisa memastikan masih ada keluarga yang belum pernah vaksin, supaya berpartisipasi dalam mengikuti program dimaksud. Dengan begitu, capaian vaksin tercapai.“Kita turun di satu rumah itu bisa mengetahui yang belum divaksin, anak sekolah yang belum divaksin, dan bisa dapat yang suntikan kedua di satu rumah itu,” tutupnya. (alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *