9 Tahun Pulau Taliabu, Bupati Minta Partisipasi semua pihak

Bupati Aliong Mus yang bertindak sebagai inspektur upacara.

LK.com, TALIABU– Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, kembali menggelar upacara perayaan hari jadi Kabupaten Pulau Taliabu yang ke-9 yang ditetapkan pada 22 April setiap tahun dan tahun ke-9 ini upacara masih di gelar di ibukota Taliabu di Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, seperti biasanya.

Namun, dalam upacara ini turut di hadiri Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsih Mus dan Wakil Bupati Saleh Marasabessy, serta unsur forkopimda, OPD Kepulauan Sula dan OPD Pulau Taliabu. Dan bertindak sebagai inspektur Upacara Bupati Aliong Mus.

Sedangkan, pembacaan naskah pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu juga dibacakan Ketua DPRD Taliabu Meilan Mus. Tokoh-tokoh yang terlibat dalam perjuangan pemekaran Pulau Taliabu pun disebut satu per satu.

Di sela-sela upacara, kepada awak media Bupati Aliong meminta semua pihak dapat ikut berpartisipasi dalam kemajuan Pulau Taliabu di tahun-tahun yang akan datang.”Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat, kepada media, yang terus mengawal proses pembangunan Taliabu. Saya juga ingin mengajak kepada semua elemen mari kita sama-sama bahu membahu membangun Pulau Taliabu,” ucap Aliong.

Bupati juga mengapresiasi setinggi-tingginya tokoh utama pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu, Ahmad Hidayat Mus (AHM), yang dapat memekarkan Kabupaten Pulau Taliabu menjadi daerah otonom baru.“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pemekaran Pulau Taliabu, Ahmad Hidayat Mus, atas perjuangannya menjadikan Taliabu sebagai daerah otonomi baru,” tuturnya.

Saat ini, di masa kepemimpinan Aliong-Ramli (AMR) satu per satu infrastruktur pembangunan dapat diwujudkan.”Alhamdulillah, saya dan Bapak Ramli saat ini satu per satu kita wujudkan semangat pemekaran Taliabu dengan mewujudkan pembangunan di Taliabu, salah satunya pembangunan di bidang infrastruktur, dan tentunya belum seberapa. Akan tetapi ini merupakan salah satu spirit untuk mengisi perjuangan pemekaran Taliabu,” ujarnya.

Dan tentunya perjuangan kita saat ini belum seberapa dibandingkan dengan semangat para tokoh-tokoh pemekaran menjadikan Taliabu sebagai daerah otonom baru. “Tentunya, kami sebagai pemerintah daerah butuh kerja keras, begitu juga butuh dukungan dari berbagai pihak untuk bahu membahu mengisi pembangunan, baik di bidang infrastruktur dan sumber daya manusianya (SDM) di Taliabu,” pungkas Bupati Aliong. (***)

Penulis: Alfarz DhinEditor: Arhun E Ramanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *