Bupati Pulau Taliabu Siap Dukung PRBPDN Melalui Produk Lokal

Hadiri Business Matching Tahap IV

Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara, H. Aliong Mus bersama Walikota Ternate, menghadiri Business Matching tahap IV di Bali Nusa Dua Convention Center pada Kamis (6/10)

LK.com, JAKARTA – Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara, H. Aliong Mus, menghadiri Business Matching tahap IV di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) yang dipusatkan di Denpasar Bali, pada  Kamis (6/10) sebagai bentuk kelanjutan pembahasan Percepatan Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri (PRBPDN) oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, meminta dukungan 34 Provinsi termasuk seluruh Bupati di Indonesia sangat dibutuhkan guna percepatan realisasi belanja produk dalam negeri.

Lanjut Menko Luhut, progres realisasi belanja produk dalam negeri yang telah terealisasi di Pemda sebesar Rp144,09 triliun, namun yang belum terealisasi Rp161,95 triliun. “Per 5 Oktober 2022, realisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN mecapai Rp48 triliun atau 50,9 persen dari komitmen 950,33 triliun,” papar Luhut.

Sementara itu Bupati Pulau Taliabu, H. Aliong Mus, usai mengikuti acara tersebut dengan tegasnya menyatakan dukungan dan siap menjalankan amanat tersebut.”Belanja Produk Dalam Negeri dibutuhkan untuk menjaga perekonomian menghadapi resesi, sehingga bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan meningkatkan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Selain pemerintah, kata Bupati,  mewajibkan belanja produk lokal, dirinya tak menampik bahwa produk serta kerajinan lokal juga mampu bersaing.”Kita masih punya kesempatan dengan mengelorakan lagi geliat ekonomi di daerah, salah satunya dengan bangga produk lokal, bangga menggunakan produk lokal dan bangga memperkenalkan produk lokal itu sendiri,” ulasnya

Suasana Pembukaan Percepatan Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri di Bali Nusa Dua Convention Center, pada Kamis (6/10)

Tak dipungkiri, masyarakat kita juga memiliki kekayaan akan kreatifitas, namun, kendalanya bangsa pasarnya belum terakomodir seperti daerah lain. Hingga itu tugas semua warga Pulau Taliabu untuk melakukan promosi atas hasil karya anak daerah, agar supaya mampu dilirik investor.”Kita harus bertahap melakukan promosi atas kerajinan daerah sendiri dan ini tugas kita bersama,”tandasnya.

Selain itu, upaya lain Bupati adalah membentuk tim Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), serta langkah-langkah yang harus dilakukan, serta optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri dengan mengalokasikan APBD untuk belanja produk dalam negeri khususnya produk lokal Kabupaten Pulau Taliabu.”Mengangkat produk UMKM dalam negeri melalui digitalisasi ataupun melalui sistem e-katalog, agar mudah di ketahui, hal ini sebagai langkah bersama kita membuat bangsa ini semakin besar melalui P3DN,”ujar Bupati.

Dalam acara yang dihadiri 761 orang peserta itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan trobosan dari Kementerian Perindustrian untuk mempercepat realisasi belanja produk dalam negeri. (***)

Penulis: Alfarz DhinEditor: Arhun E Ramanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *