Disperindagkop Taliabu Siap Genjot PAD

Disperindagkop-UKM Pulau Taliabu, Haruna Masuku

LK.com, TALIABU – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM), Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara, bakal menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar.

Hal itu dilakukan, karena ditahun sebelumnya pendapatan retribusi asli daerah yang berasal dari retribusi pasar tidak terealisasi sama sekali, alias 0 rupiah. Itu disebabkan oleh, Dinas Perindagkop tidak menerbitkan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) di tahun 2021 sehingga realisasi PAD disektor retribusi pasar menjadi nihil.

Berdasarkan data yang dikantongi TMG, Pasar Bobong memiliki potensi pendapatan retribusi per bulan sebesar Rp5.124.000,00 per bulan dengan rincian yaitu 31 obyek retribusi yang terdiri dari 30 Kios pasar dengan harga sewa Rp168.000,00/bulan dan satu Los di pelataran pasar dengan harga sewa Rp84.000,00/bulan.

Tak hanya pasar Bobong, Pasar Lede juga memiliki potensi pendapatan retribusi per bulan sebesar Rp5.208.000,00 perbulan dengan rinciain 31 obyek retribusi berupa 31 Kios pasar dengan harga sewa Rp168.000,00/bulan.

Jika diakumulasikan secara keseluruhan, maka dalam setahun saja realisasi pendapatan retribusi asli daerah yang berasal dari retribusi pasar Bobong, dan pasar Lede sebesar Rp. 123.984.000,00 atau (Rp.5.125.000,00 + Rp. 5.208.000,00) X12 bulan).

Menanggapi hal tersebut, dirinya, mengatakan Dinas Perindagkop bakal kembali memungut retribusi dari dua obyek retribusi pasar tersebut untuk mendongkrak PAD dari sektor retribusi pasar.”Kita akan menata terlebih dahulu bearu berbicara pada retribusi, agar supaya pedagang juga nyaman dalam berjualan. Dengan hal ini akan meningkatkan PAD nanti,”cetusnya.

Lebih lanjut, Haruna yang baru menjabat sebagai Kadis Perindagkop itu menjelaskan masih akan melihat kembali regulasi terkait penerbitan SKRD terkait langkah pemungutan retribusi daerah dari sektor pasar sehingga proses pemungutan retribusi tersebut tetap jalan agar menambah pendapatan asli daerah.“Saya baru perdana tadi melakukan rapat dengan teman-teman, dan kami tetap akan berupaya untuk meningkatkan PAD dari sektor retribusi pasar, “ujar mantan Kabag Umum Setda Pulau Taliabu itu.“karena baru menjabat, untuk itu Saya minta dukungan dan kerja sama dari semua pihak, agar 2022 ini Disperindagkop dapat menggenjot PAD, “tandasnya. (***)

Penulis: Alfarz DhinEditor: Arhun E Ramanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *