Wakil Bupati Hadiri Workshop Forwakada selama Empat Hari

Wakil Bupati Pulau Taliabu bersalaman dengan Dirjen kemendagri DR Hi. Suhajar Diantoro M .Si

JAKARTA, LK.com – Wakil Bupati Pulau Taliabu, H. Ramli, menghadiri Workshop yang dilaksanakan oleh Forum Wakil Kepala Daerah (Forwakada) denga tema “Reposisi dan Esendi Wakil Kepala daerah untuk Effektifitas Kinerja Pemda yang dipercaya Masyarakat” di  Jakarta, sejak Senin sampai Kamis, 24-27 Oktober 2022, bertempat di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kegiatan yang diikuti para Wakil Bupati dan Wakil Walikota seluruh Indonesia ini  dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri Dr. Drs. H. Suhajar Diantoro, M.Si. dalam sambutan mengatakan Wakil Kepala Daerah dengan Kepala Daerah adalah ibarat suami istri, sehingga masing-masing pihak harus selalu memelihara kebersamaan, utamanya dalam tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Kita harus sama-sama saling menghargai dan tetap menghormati sehingga kebersamaan antara Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tetap terpelihara dan terjalin dengan baik hingga mencapai kesuksesan dalam membangun daerah dan masyarakat, hingga waktu menjalankan tugas-tugas kemasyarakatan itu berakhir,” katanya.

Dirinya juga mengingatkan bahwa pelaksanaan UU No 32 Tahun 2004, tentang Pemerintah Daerah dan UU No 9 Tahun 2015 atas kedua perubahan UU No 23 Tahun 2014, merupakan babak baru bangsa dalam memasuki proses pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah berdasarkan model pemilihan elections yang bersifat langsung dalam menjalankan amanat rakyat. walaupun sebelum Bupati dan wakil dipilih oleh DPRD.

Sementara itu, Wakil Bupati Pulau Taliabu, H. Ramli, mengatakan dengan kegiatan ini, para wakil bupati diperintahkan untuk tetap mengingat tujuan utama otonomi daerah baik dari segi pertama, peningkatan pelayanan umum secara maksimal dari lembaga pemerintah di masing-masing daerah. Kemudian yang kedua, Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”Tingkat kesejahteraan masyarakat tersebut menunjukkan bagaimana daerah otonom bisa menggunakan hak dan wewenangnya secara tepat, bijak dan sesuai dengan yang diharapkan,”katanya.

Kemudian yang ketiga Meningkatkan daya saing daerah, hal ini yang selalu diungkapkan bupati dalam setiap pertemuan dan saat ini kita sedang berusaha dalam meningkatkan daya saing dari berbagai sumber. Begitu juga dengan kehidupan demokrasi, pemerataan, keadilan, mendorong dalam memberdayakan masyarakatnya, meningkatkan peran serta masyarakat, mengembangkan peran dan fungsi DPRD juga memelihara hubungan baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. (***)

Penulis: Alfarz DhinEditor: Arhun E Ramanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *