Tekan Angka Stunting, Dinkes Bersama TP PKK Taliabu Terus Salurkan Makanan Bergizi

Penyerahan makanan bergizi di Balai Desa Nunu, Kecamatan Talibu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu.

LintasKhatulistiwa.com, TALIABU – Dinas Kesehatan bersama Tim Penggerak PKK Pulau Taliabu terus berupaya mencegah angka stunting. Salah satunya membagikan parcel sehat yang berisi makanan bergizi untuk setiap desa yang masuk lokasi khusus (lokus) stunting di Pulau Taliabu.

Terbaru, Dinkes bersama timnya kembali menggelar sosialisasi dan pembagian parcel sehat di Balai Desa Nunu, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Minggu (23/10) kemarin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Asisten I, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kadispora, Kadis Pangan dan Anggota DPRD Pulau Taliabu, Alnajib Sarihi.

Dalam sambutannya, Kepala Dinkes Taliabu, Kuraisia Marsaoly, menyampaikan stunting terjadi ketika si kecil memiliki tubuh yang lebih pendek dari pada anak-anak lain seusianya, dan keadaan tersebut terjadi akibat masalah nutrisi pada anak atau dipengaruhi oleh penyakit tertentu.

Menurutnya, prevalensi stunting di Pulau Taliabu cukup tinggi. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk percepatan penurunan stunting, di antaranya pemberian parcel sehat, yang mana isi parcel sehat itu terdapat jenis makanan yang mengandung karbohidrat, protein, kalsium dan vitamin.“Faktor-faktor lain juga sangat berpengaruh, sehingga dinas terkait juga berusaha melakukan program sesuai tupoksinya, dan diharapkan dapat membantu atasi stunting di Pulau Taliabu,” tutur Kuraisia.

Sehingga itu, edukasi terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan menggandeng Tim Penggerak PKK Kabupaten Pulau Taliabu. Sementara Ketua TP PKK, Zahra Yolanda Mus, mengajak masyarakat Pulau Taliabu untuk mengubah pola pikir dan perilaku. Sekadar diketahui, ada 10 desa yang masuk lokasi khusus (lokus) stunting di Pulau Taliabu, yakni Desa Lohobuba, Desa Langganu, Desa Nunu, Desa Nggaki, Desa Pencado, Desa Bobong, Desa Kawalo, Desa Parigi, Desa Penu dan Desa Buambono.

Penulis: Alfarz DhinEditor: Arhun E Ramanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *