Dishub Pulau Taliabu Fokus Maret 2023 IMB Bandara Bisa direalisasi

"Dishub hanya Fokus Semua Tergantung Dari Pengambil Kebijakan,"Kata Kadishub Taliabu

Kadis Perhubungan H. Irwan Mansur,

LintasKhatulistiwa.com, TALIABU — Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, bakal mempercepat proses Studi Rencana Induk Bandara dari kementerian Perhubungan harus dilakukan pada Maret 2022, setelah dokumen pengadaan tanah dan pendukung lainnya, untuk rencana pembangunan bandar udara yang baru berlokasi di Desa Tallo, tepatnya Duffo, akan di rampungkan sampai Februari 2023.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, H. Irwan Mansur, bahwa Tahun 2023 Dishub Pulau Taliabu masih focus pada penyelesaian bandara Pulau Taliabu. Hingga itu, hal-hal pendukung dari berbagai pihak termasuk keuangan, Sekda dan lainnya ikut bersama.”Kalau urusan ini berfokus sepenuhnya di Dishub, insyaallah bisa dirampungkan, Cuma ada beberapa hal administrasi diperlukan kajian bagian lainnya,”katanya.

Dirinya juga menyebutkan bahwa beberapa rangkaian untuk penyelesaian dokumen telah diselesaikan, termasuk kesepakatan dengan pemilik lahan dan telah dilakukan pengaplingan lahan sesuai dengan para pemilik yang langsung disaksikan pertanahan untuk penentuan titik koordinat.”Kita telah melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada 33 orang pemilik lahan dengan besar kaplingan titik koordinat sebanyak 54 kapling tanah dalam lokasi saat ini. Dan ini menjadi dasar ilmiyah,”ujarnya.

Untuk awal Tahun ini pihaknya akan mengajukan dokumen perencanaan, untuk dijadikan dasar uji public serta persyaratan untuk penerbitan sertifikat kepada 33 orang pemilik lahan. Agar saat dibayar langsung disertai sertifikat.”Penentuan Dokumen ini kalau sesuai target dilakukan dua hari paling lama, tetapi semua tergantung tim yang diketuai Sekda,”katanya lagi.

Setelah Dokumen terbit, maka bupati akan menyurat ke Gubernur terkait dengan permohonan pengesahan lokasi di duffo dengan durasi sepekan sesuai aturan berlaku.”Jadi Bupati menyurat ke Gubernur untuk meminta persetujuan Lokasi di Duffo dengan batas waktu sepekan. Jadi hanya disyahkan karena lokasi itu telah sesuai dengan kajian dari pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pulau Taliabu, derdasarkan Surat nomor 5.22/90/10/X/2022, tertanggal 10 Oktober 2022, bahwa menerangkan kalau kawasan lokasi Bandara Taliabu Barat itu berada pada kawasan APL,”kilahnya.

Dasar inilah yang kemudian akan dilakukan pertanahan untuk menerbitkan sertifikat dan dasar pemda melakukan pembayaran. Setelah rampung dokumen dalam daerah, kemudian dokumen itu akan dibawah serta ke Kementerian Perhubungan untuk dibuatkan study RIB (Rencana Induk Bandara) yang bila tidak ada kendala, maka Maret 2023 Kementerian bisa menerbitkan IMB Bandara untuk pembangunan tahap awal.”Jadi prosesnya seperti itu, makanya kita target IMB bandara ini bisa keluar bulan maret,”tandasnya. (***)

Penulis: Alfarz DhinEditor: Arhun E Ramanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *