Empat Strategi BNNP Malut Kunker dalam Perangi Narkoba

Bupati Pulau Taliabu menerima cendramata dari Kepala BNN Propinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat

LintasKhatulistiwa.com, TALIABU – Kepala BNN Propinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat bersama staf pencegahan dan rehabilitasi melakukan kunjungan kerja sekaligus dengan sosialisasi tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika, di aula II eks kantor Bupati Pulau Taliabu, Rabu (1/2) kemari.

Kegiatan sosialisasi yang dibuka oleh Bupati Pulau Taliabu, H. Aliong Mu situ, diikuti semua ASN di lingkuangan Pemkab Pulau Taliabu dan puluhan Jajaran Polri baik bintara maupun para perwira. Kepala BNN Propinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Dr Agus Rohmat, saat didampingi oleh Drs. Hairuddin Umaternate, M.Si. Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Provinsi Maluku Utara.

Dalam paparannya Kepala BNN Malut itu, berharap agar Pulau Taliabu Bersinar (Bersih dari Narkoba). Sehingga pihaknya gencar melakukan bersinergi serta bekerja sama dengan stakeholders terkait yaitu Pemda, Polres Pulau Taliabu, masyarakat serta pihak terkait lainnya termasuk dari swasta.” Hal ini sesuai UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, sehingga kami ingin tercipta daya cegah dan daya tangkal yang kuat secara dini di masyarakat yang bisa menolak kehadiran narkoba agar hidup berkualitas dan sehat,”katanya.

Agus Rohmat mengajak stakeholders agar meningkatkan peran serta masyarakat sesuai pasal 104 dan pasal 108 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dimana masyarakat di beri kesempatan yang luas dalam turut berperan serta dalam pencegahan dan pemberantasan Narkoba, dan peran serta masyarakat ini merupakan hak tetapi juga tanggung jawab, dengan cara yaitu ikut menjadi relawan dan penggiat anti narkoba memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah dan menolak narkoba baik untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat lingkungannya serta membantu memberi informasi kepada aparat Polres Pulau Taliabu apabila ada peredaran gelap narkoba.

“Dengan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, apalagi Pulau Taliabu menjadi pintu masuk dari provinsi tetangga, maka BNNP Malut melakukan beberapa langkah di lapangan untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba termasuk sosialisasi kepada stakeholders terutama  Pemda dan Polres Pulau Taliabu,” ucap Brigjen Pol Dr Agus Rohmat alumni Akpol 1991 ini.

Agus Rohmat menjelaskan dalam sosialisasi “bahwa sejak 2015 Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia Darurat Narkoba, oleh karena itu Pemerintah dan DPR RI telah membuat UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Inpres No 2 tahun 2020 tentang RAN P4GN PN dan Kepala BNN RI Komjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose telah mencanangkan Strategi War On Drugs, dengan implementasi strategi berupa :

Strategi pertama Hard power approach berupa penegakan hukum secara keras dan tegas kepada pelaku bandar, pengedar dan penyalahguna.

Kemudian strategi kedua soft power approach yaitu melakukan upaya – upaya secara lunak dengan pencegahan dengan sosialisasi baik banner, spanduk, stiker, videotron, sosialisasi secara langsung dan secara elektronik, kemudian pemberdayaan masyarakat dimana BNN punya program life Skill dan soft skill melatih penyalahgunaan beralih profesi dari pengedar menjadi punya usaha yang halal dengan cara kita latih keterampilan dan di beri peralatan serta para guru di latih untuk menjadi penggiat anti narkoba di sekolah, selanjutnya rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan Narkotika.

Strategi ketiga smart power approach yaitu pendekatan mengunakan IT, kami melakukan analisis pemetaan jaringan kemudian melakukan penangkapan dengan bantuan IT dan penyelidikan melalui media sosial serta sebagai media penyebaran informasi.

Strategi keempat cooperation approach yaitu kerjasama melalui MOU baik dalam negeri maupun luar negeri termasuk di daerah – daerah baik provinsi dan kabupaten kota baik ke instansi pemerintah dan swasta serta organisasi masyarakat. (***)

Penulis: Alfarz DhinEditor: Arhun E Ramanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *