OPD Terkait Tak Hadiri RDP Soal Lahan Kilong DPRD Tertunda Rapat

Suasana RDP sebelum di tunda

LintasKhatulistiwa.com|TALIABURapat Dengan Pendapat (RDP) terkait dengan status lahan permukiman transmigran di Desa Kilong, gagal dilaksanakan, pihak DPRD Pulau Taliabu, karena pihak terkait dari Pemda Pulau Taliabu, tidak sempat ikut hadir. RDP yang digelar Kamis (9/3) bertempat di kantor DPRD itu membuat para warga harus kembali dengan kecewa.

Hal ini dikatakan Abdul Wahab selaku perwakilan masyarakat desa Kilong, mengaku pihaknya ingin secepatnya mengetahui status tanah yang ia tempati.”Kita selaku warga hanya ingin mengetahui langkah pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait dengan persoalan lahan tersebut, agar supaya warga tidak digantung,”katanya.

Namun, gagalnya RDP ini, dirinya mengaku akan menunggu RDP untuk dijadwalkan kembali, agar masyarakat dapat mendapatkan kepastian terkait lokasi tersebut.”Kita harus menunggu jadwal kembali RDP dan diharapkan pihak OPD bisa hadir,”pungkas purna TNI AD ini.

Sementara itu, Ketua Komisi I Sukardinan Budaya S.I.P,. saat memimpin rapat tersebut mengatakan alasan RDP tidak jadi digelar, dikarenakan dari pihak DPRD sendiri belum cukup yang hadir, atau belum mencapai kuorum sehingga percuma jika akan dilaksanakan RDP. Dan juga masih adanya OPD terkait yang belum bisa hadir dalam rapat tersebut.“Sebetulnya dari pihak sekretariat dewan sudah melayangkan surat kepada pihak terkait baik anggota DPRD sendiri maupun pihak OPD terkait. Namun faktanya demikian sudah ditunggu lama namun tetap tidak hadir,”ungkapnya menyayangkan.

Dinan, politisi PKB ini juga meminta maaf kepada perwakilan masyarakat desa Kilong yang sempat hadir dan telah meluangkan waktunya namun RDP belum jadi digelar.“Sekali lagi kami mohon maaf atas tidak jadinya dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat membahas kejelasan lahan komplek perumahaan transmigran di desa Kilong, namun kami anggota DPRD kabupaten Pulau Taliabu tetap berjanji akan kawal permasalahan ini sampai menemukan titik terang,” ungkapnya. (adv/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *