Satu Tahun lebih Penumpang Kapal Menderita, Akhirnya Bupati Pulau Taliabu Resmikan Pelabuhan Lede

Penggunaan Pelabuhan Lede Usai diresmikan

LintasKhatulistiwa.com|TALIABU–Bupati  Pulau Taliabu,  H. Aliong Mus,  meresmikan Pelabuhan Lede  yang terletak di Tanjung Laleo, Desa Lede, Kecamatan Lede, Pulau Taliabu, Jumat, 26 Mei 2023. Peresmian yang dihadiri Forkopimda Pulau Taliabu, yakni Kapolres Pulau Taliabu, Dandim 1510/2 Sula Taliabu, Sekda Taliabu serta Sejumlah Pimpinan OPD lingkup Pemda Pulau Taliabu.

Peresmian pelabuhan yang menjadi diimpikan masyarakat setempat, karena, hampir satu tahun lebih masyarakat harus menggunakan papan sebagai penyebrangan penumpang ke kapal. Dan kapal juga bersandar di pesisir pantai ini, diawali dengan penandatangan prasasti yang dilakukan oleh Bupati Pulau Taliabu, disaksikan seluruh tamu yang hadir, menjadi awal beroperasinya pelabuhan tersebut.

Dalam sambutan Kadis Perhubungan Hi. Irwan Mansur, SH. Mengatakan kalau pembangunan pelabuhan Lede ini dengan menggunakan anggaran APBN dengan Dana Alokasi Khusus (DAK).  Dengan rincian rehabilitasi cause way dengan nilai kontrak Rp. 942.121.684,  rehabilitasi trestle dengan nilai kontrak Rp. 1.357.710.115, rehabilitasi dermaga nilai kontrak Rp.3.218.888.382, rehabilitasi gedung/terminal nilai kontrak Rp.1.422.359.410, rehabilitasi kelengkapan Dermaga nilai kontrak Rp.330.000.000.”Pembangunan pelabuhan yang sangat representatif itu dibiaya dengan APBN DAK 2022, sebesar  Rp.7.2 meliar, untuk mendukung fasilitas transportasi dan konektifitas, “katanya.

Bupati Pulau Taliabu tandatangani Prasasti Pengoperasian Pelabuhan Lede

Sementara itu, Bupati  Pulau Taliabu, H. Aliong Mus, terkait peresmian pelabuhan yang sangat diidamkan masyarakat tersebut dan ini  merupakan komitmen dari Pemerintah Daerah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dibidang kepelabuhanan agar lebih aman, nyaman. “Kita ingin bagaimana masyarakat Kecamatan Lede dan sekitarnya memberikan rasa aman, nyaman dan biaya yang murah,” ujar Bupati.

Karena Pelabuhan ini yang sangat representatif ini akan menjadi pintu masuk  sebelah utara dan timur serta rencananya akan dibangun untuk menjadi pelabuhan peti kemas.”Kita berharap pelabuhan ini dapag menunjang aktifitas ekonomi dan kegiatan sosial lainnya terutama peningkatan parawisata,” ucap Bupati lagi.

Untuk melengkapi pelayanan tranportasi laut setelah pelabuhan, meminta kepada Dinas Perhubungan  untuk menyiapkan alat penyebrangan yang lebih aman sesuai dengan standar pelayaran. Dan masyarakat harus menjaga dermaga ini.”Jadi harus di jaga supaya di perubahan ada penambahan anggaran untuk membangun terminal, karena terminal yang ada dinilai terlalu kecil,”tandasnya.

Amatan media ini dilokasi setelah peresmian kapal KM. Alsudais yang membawa Jamaah Calon Haji, asal pulau taliabu langsung bersandar di pelabuhan tersebut. Bahkan, Bupati masih memberikan sambutan langsung memerintahkan kadis Perhubungan dan camat agar kapal tersebut langsung menggunakan pelabuhan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *