Saksi Kasus Covid-19 Mulai Benarkan Ada Keterlibatan Partai

Kantor Kejari Pulau Taliabu

Lintaskhatulistiwa.com | TALIABU— Sedikitnya, Senin 5 Juni 2023, Pihak kejaksaan Tinggi Maluku Utara, akan meminta keterangan kepada tiga saksi terkait dengan dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  penyelewangan dana Covid-19 tahun 2020 oleh Pemerintha Provinsi  (Pemrov) Maluku Utara sebasar 8 Miliar lebih.

Informasi yang diperoleh media ini melalui surat nomor B-605/Q.2.5/F.d.2/05/2023, tertanggal 30 Mei 2023, pihak Kejati melalui Kejaksaan Negeri Taliabu, akan melakukan pemeriksaan secara marathon mulai hari Senin 5 Juni 2023 sampai kamis 8 Juni 2023.  Kepada 16 saksi yang diduga dicatut atau diperintahkan dengan mengatasnamakan sebagai oknum kepala desa oleh administrasi pelaporan covid-19 yang berada di Biro Kesehjahteraan Rakyat.

Pasalnya, beberapa saksi yang telah menghubungi media ini, mengaku sama sekali pihaknya tidak pernah mengaku sebagai pejabat desa apalagi kepala Desa. Bahkan, mereka rata-rata kaget setelah mendapat surat panggilan menghadap terkait persoalan bantuan ini.”Kagetlah orang tua kami saat mendapat panggilan dan jikalau bantuan ini membuat orang tua kami di proses, maka oknum petinggi partai juga harus disangkakan,”keluh anak salah satu saksi yang kan diperiksa Rabu 7 Juni 2023 lusa.

Namun, mereka mengakui kalau bantuan itu di bawah serta oleh salah satu petinggi partai di Provinsi Maluku Utara dan yang melakukan pengawalan dalam pembagian itu adalah tim suksesnya.”Masa torang yang dijadikan kambing hitam atas bantuan ini, torang hanya menerima bersama pihak lainnya,”kilahnya.

Anak tertua saksi tersebut juga mengaku kalau orang tua mereka sama sekali tidak mengetahui persoalan namanya dicatut sebagai kepala desa. Tetapi orang tuanya mengakui kalau mereka menandatangan sebagai penerima bantuan.”Saya perorang tua ini biar so umuran 70 lebih tapi masih sadar, masa dirinya mengaku sebagai kepala desa, jadi jelas kami dirugikan. Hingga, orang tua kami haru berhadapan dengan hukum.” Keluhnya. Seraya mengaku bahwa bila ada pertanyaan terkait siapa yang membawanya, orang tua kami akan beberkan, asal penyidik benar-benar memeriksa sampai tingkatan atas yang membagikan bantuan covid-19 itu.

Untuk diketahui, bahwa Senin 5 Juni 2023, sesuai dengan surat panggilan ada empat saksi yang diperiksa diantaranya Junaidi Ohohi Muar yang dicatut sebagai Kades Bobong, La Samal sebagai Kades Tubang diperiksa pukul 09.00 WIT dan La Hawa Taudo sebagai Kades Wayo serta Nahosan Pakalia sebagai kades London diperiksa pukul 13.00 WIT bertempat dikantor Kejaksaan Negeri Taliabu Barat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *