Perkim dan BPBD Mulai Action Untuk Memberikan bantuan Kepada Pemilik Rumah Terbakar   

Kadis Perkim, Arwin Tamimi, ST dan Kepala BPBD Jasman Sao

LintasKhatulistiwa.com I TALIABU— Pemda Pulau Taliabu, mulai dua dinas terkait yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), saat ini melakukan rekapitulisasi anggaran bantuan perbaikan rumah milik Keluarga Safiadin (29) warga Desa Balohang, Kecamatan Lede, Taliabu, Maluku Utara, yang terbakar ludes, pada Sabtu 29 Juli 2023, sekitar pukul 12.00 WIT.

Hingga itu, korban diminta untuk bersabar, karena proses telah dilakukan baik berupa surat keputusan bantuan dari BPBD maupun rekapitulasi anggaran untuk bahan dari Dinas Perkim.

Hal tersebut dikatakan Kadis Perkim, Arwin Tamimi, ST, bahwa pihak saat ini telah melakukan rekap, terkait besarnya anggaran bahan yang akan dibeli untuk membantu pemilik rumah yang terbakar.”semua data telah kita kantongi, hingga itu, rekap juga untuk bantuan telah dibuat, tinggal menunggu surat keputusan Bupati yang dibuat oleh pihak BPBD,”kata media oniline LK.com, Senin, 31 Juli 2023.

Begitu juga dengan pihak BPBD Pulau Taliabu, mengungkapkan kalau persoalan bantuan atas korban di Desa Balohang, Kecamatan Lede itu, pihanya telah melakukan koordinasi bersama Perkim dan saat ini, BPBD telah melakukan pembuatan SK bantuan.”Kita telah membuat draf SK bantuan, semoga pecan ini rampung setelah diajukan kebagian Hukum Setda Pulau Taliabu untuk diteliti,”kata Jasman Sao,S.Pd, kepada Media LK.com.

Untuk itu, kedua pimpinan OPD ini meminta kepada korban untuk bersabar, karena pemerintah juga mempunyai alokasi anggaran untuk bantuan darurat atas korban bencana alam seperti yang dialami warga desa Balohang saat ini.”Kita berharap bersabar, karena prosesnya sedang berjalan,”kata keduanya.

Untuk diketahui, Akibat kebakaran itu, diperkirakan Keluarga Safiadin mengalami kerugian sebesar Rp. 100 juta lebih, karena terdapat dua unit motor, sensor 2 unit, katinting 1 unit, sepeda 1 unit, serta harta benda berupa alat dapur lainnya serta perabot dapur dan alat pertukangan dan pakaian tidak tersisa. Begitu juga ijazah suami istri dari SD, SMP, SMA ikut terbakar. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *